Lapor Diri & Perpanjangan Paspor Dinas

LAPOR DIRI KEDATANGAN

Setiap Warganegara Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri, wajib melakukan lapor diri ke Perwakilan Republik Indonesia di negara yang dituju. Lapor diri bertujuan disamping untuk mendata keberadaan para WNI di negara akreditasi, juga untuk dapat diberikannya bantuan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti hilangnya paspor atau travel document. Perwakilan Republik Indonesia tidak akan dapat memberikan bantuan atau melakukan penggantian paspor / travel document seketika, bila Perwakilan tidak mempunyai data diri yang bersangkutan.

Lapor diri dilakukan di Bidang Konsuler KBRI Den Haag

Untuk lapor diri, pemegang Paspor Dinas disamping mengisi Formulir LAPOR DIRI PASPOR DINAS, juga menyertakan paspor dinas, dan selembar pas foto ukuran 4 X 6 Cm. Formulir LAPOR DIRI dapat di print-out dari kanal Citizens Service di bawah menu LAYANAN IMIGRASI.

KBRI akan memberikan cap lapor diri di halaman paspor dinas sebagai tanda telah melakukan lapor diri

LAPOR DIRI KEPULANGAN

Setelah selesai tugas/menyelesaikan pendidikan dan sebelum meninggalkan Belanda, para pemegang paspor dinas dimohon untuk melaporkan diri kepulangan ke KBRI (Bidang Konsuler) agar dapat dibuatkan surat keterangan yang dapat dipergunakan untuk pengurusan KTP, SIM dll di Indonesia. Bagi pemegang paspor dinas yang telah tinggal di Belanda lebih dari 2 (dua) tahun dan akan membawa barang pindahan, Bidang Konsuler juga dapat membuatkan Surat Keterangan Pindah untuk dapat dipergunakan dalam urusan pemasukan barang pindahan.

Surat Keterangan Pindah "tidak akan diberikan", apabila yang bersangkutan tidak datang sendiri ke KBRI atau telah kembali ke Indonesia.

PERPANJANGAN PASPOR DINAS (Kawat Direktur Konsuler No. PL-5370 / 1000887)

Perpanjangan Paspor Dinas dilakukan berdasarkan SK SEKAB dan disesuaikan dengan masa penugasan sebagaimana yang tertera dalam SK SEKAB tersebut.

Dalam hal study belum selesai dan sudah habis masa berlakunya Surat Keputusan Sekretariat Kabinet (SK SEKAB), maka sambil menunggu diterimanya SK SEKAB untuk perpanjangan sementara, pemohon harus menyerahkan surat/dokumen sbb:

Den Haag, 13 Pebruari 2003